Ayat ini memiliki hubungan erat dengan doa yang selalu kita baca dalam Qur’an surat Al-Fatihah: “Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat.”
Baca Juga: Faedah Qur’aniyah #001 | Al Fatihah: Inti dari Inti Al Qur’an
Pertanyaannya: siapakah orang-orang yang diberi nikmat tersebut?
Jawabannya dijelaskan oleh Allah dalam QS An-Nisa’: 69.
وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا
“Barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka mereka akan bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, orang-orang yang sangat jujur, para syuhada, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah sebaik-baik teman.”
Diantara faedah penting dari ayat ini:
📌 Pertama: Kunci Mendapatkan Nikmat adalah Taat kepada Allah dan Rasul
Ayat ini menjelaskan bahwa jalan menuju shirathal mustaqim adalah dengan menaati Allah dan Rasul-Nya.
📌 Kedua: Empat Golongan Orang yang Diberi Nikmat
Allah menyebut empat golongan manusia yang mendapatkan nikmat terbesar:
• para nabi (النبيين)
• orang-orang yang sangat jujur dalam iman (الصديقين)
• para syuhada (الشهداء)
• orang-orang saleh (الصالحين)
Inilah orang-orang yang kita mohon kepada Allah agar kita mengikuti jalan mereka.
📌 Ketiga: Teman Terbaik adalah Orang Saleh
Allah menutup ayat ini dengan:
وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا
Ini menunjukkan bahwa sebaik-baik teman adalah para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh.
Sekian, Semoga Bermnafaat.
@ Pondok Pesantren Hubbul Khoir Sukoharjo
Penulis: Dr. Abu Zakariya Sutrisno
Join Grup Whatsapp: Join Now
Artikel Abuzakariyasutrisno.com








