Home / Artikel / Faedah Qur'aniyah / Faedah Qur’aniyah #019 | Al Baqarah 185: Ramadhan Bulan Al Quran

Faedah Qur’aniyah #019 | Al Baqarah 185: Ramadhan Bulan Al Quran

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan batil). … dst”
Beberapa faedah penting dari potongan ayat ini:

📌 Pertama: Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an

Para ulama menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada bulan Ramadhan, khususnya pada Lailatul Qadr. Setelah itu, Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama ±23 tahun kepada Nabi Muhammad ﷺ sesuai peristiwa dan kebutuhan umat. Ibnu Katsir dalam dalam tafsirnya menyebutkan perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu anhu: «Al-Quran diturunkan di pertengahan bulan Ramadan ke langit dunia dan ditempatkan di Baitulizzah. Kemudian diturunkan kepada Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam selama lebih dari dua puluh tahun sebagai jawaban atas pertanyaan manusia.»

📌 Kedua: tiga fungsi Al-Qur’an

Dalam ayat ini Allahh menyebutkan 3 fungsi al Qur’an: ia adalah petunjuk hidup (هُدًى لِّلنَّاسِ), penjelas kebenaran (وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ), dan pembeda antara hak dan batil (وَالْفُرْقَانِ). Maka Ramadhan adalah bulan memperjelas arah hidup melalui Al-Qur’an sesuai dengan fungsi-fungsi yang telah disebutkan.

📌 Ketiga: Ramadhan adalah momen kembali dan menghidupkan Al-Qur’an

Ayat ini menunjukkan diantara kemuliaan Ramadhan bersumber dari peristiwa agung: turunnya Al-Qur’an. Karena itu, keutamaan Ramadhan tidak bisa dipisahkan dari kedekatan dengan Al-Qur’an. Maka bulan ini adalah waktu terbaik memperbanyak tilawah, tadabbur, dan murāja‘ah. Diriwayatkan bahwa Muhammad ﷺ setiap Ramadhan mengulang hafalan Al-Qur’an bersama Jibril, dan pada tahun terakhir beliau mengulanginya dua kali. Para salaf pun menjadikan Ramadhan sebagai bulan Al-Qur’an, memperbanyak membaca, mengkhatamkan, dan meninggalkan kesibukan yang melalaikan. Disebutkan Imam Syafii khatam sampai 60x selama Ramadhan!! Ini perlu kita teladani.

Sekian, Semoga Bermanfaat


Penulis: Dr. Abu Zakariya Sutrisno

Join Grup Whatsapp: Join Now

Artikel Abuzakariyasutrisno.com


Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *