يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian memakan harta sesama kalian dengan cara yang batil, kecuali dengan jalan perdagangan yang berlaku atas dasar saling ridha di antara kalian. Dan janganlah kalian membunuh diri kalian. Sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepada kalian.”
Diantara faedah penting dari ayat ini:
📌 Pertama: Larangan Memakan Harta dengan Cara Batil
Allah melarang mengambil atau memanfaatkan harta orang lain dengan cara yang tidak benar batil. Ini berlaku umum, apapun cara batil itu. Baik itu dengan riba, korupsi, penipuan, pencurian, suap, atau manipulasi. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga keadilan dalam muamalah dan harta.
Menarik yang disampaikan syaikh Sa’di dalam tafsirnya: «Allah Yang Maha Kuasa melarang hamba-hamba-Nya yang beriman untuk memakan harta secara batil. Ini meliputi makan harta orang lain melalui ghoshob (tanpa izin) atau mencuri, serta melalui perjudian dan keuntungan haram. Bahkan dapat mencakup memakan harta sendiri melalui pemborosan dan kemewahan, karena ini juga batil dan tidak secara haq (benar).»
📌 Kedua: Prinsip Kerelaan (Ridho) dalam Transaksi
Allah membolehkan harta berpindah melalui perdagangan yang dilakukan atas dasar saling ridha (عَن تَرَاضٍ). Ini menjadi prinsip penting dalam ekonomi Islam bahwa transaksi harus adil, transparan, dan tanpa paksaan.
📌 Ketiga: Larangan Membahayakan Diri Sendiri
Ayat ini juga memuat larangan وَلَا تَقْتُلُوا أَنفُسَكُمْ yang bermakna larangan membunuh diri sendiri maupun saling membunuh. Termasuk juga membahaya diri dalam bentuk apapun. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga jiwa dan keselamatan manusia.
Semua ini menunjukkan bahwa syariat Islam bertujuan menjaga harta dan jiwa manusia.
Sekian, Semoga Bermanfaat.
@ Pondok Pesantren Hubbul Khoir Sukoharjo
Penulis: Dr. Abu Zakariya Sutrisno
Join Grup Whatsapp: Join Now
Artikel Abuzakariyasutrisno.com








