Home / Artikel / Faedah Qur'aniyah / FAEDAH QUR’ANIYAH #037 | ALI IMRAN 75: OBJEKTIF DALAM MENILAI

FAEDAH QUR’ANIYAH #037 | ALI IMRAN 75: OBJEKTIF DALAM MENILAI

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا

“Dan di antara Ahli Kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. …”

Diantara faedah penting dari ayat ini:

📌 Pertama: Al-Qur’an Mengajarkan Keadilan dalam Penilaian
Allah tidak menggeneralisasi Ahlul Kitab sebagai satu karakter. Ada yang amanah, ada yang khianat. Ini menunjukkan keadilan Islam dalam menilai individu, bukan sekadar identitas kelompok.

📌 Kedua: Pentingnya Menjaga Amanah
Standar penilaian dalam Islam adalah kejujuran dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah. Siapa pun yang amanah dipuji (meskipun kafir), dan siapa pun yang khianat dicela (meskipun muslim), tanpa melihat latar belakangnya.

📌 Ketiga: Larangan Berprasangka dan Stereotip
Ayat ini membimbing kaum muslimin agar tidak bersikap pukul rata. Sikap objektif adalah bagian dari akhlak Qur’ani. Dalam dakwah, muamalah, bahkan dalam kehidupan sosial, kita dituntut adil dan proporsional.
QS Ali ‘Imran ayat 75 bukan hanya berbicara tentang sejarah Ahlul Kitab, tetapi juga mendidik kita untuk bersikap objektif, adil, dan tidak terjebak pada prasangka kolektif.

Sekian, Semoga Bermanfaat.


Penulis: Dr. Abu Zakariya Sutrisno

Join Grup Whatsapp: Join Now

Artikel Abuzakariyasutrisno.com


Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *