Home / Blog / FAEDAH QUR’ANIYAH #033 | ALI IMRAN 19: HANYA ISLAM!

FAEDAH QUR’ANIYAH #033 | ALI IMRAN 19: HANYA ISLAM!

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang diberi Kitab kecuali setelah datang kepada mereka ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”
Beberapa faedah penting dari ayat ini:

📌 Pertama: Agama yang di sisi Allah Hanya Islam

Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa agama yang diterima di sisi-Nya hanyalah Islam (إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ). Islam yaitu ketundukan dan kepasrahan total kepada-Nya dengan mentauhidkan-Nya dan mengikuti rasul yang diutus. Semua nabi membawa agama yang sama dalam aqidah, yakni Islam, meskipun syariatnya berbeda-beda. Setelah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ, maka Islam yang beliau bawa adalah satu-satunya jalan keselamatan.

📌 Kedua: Perselisihan Datang karena Kedengkian, Bukan Ketidaktahuan

Allah menegaskan bahwa perpecahan terjadi «setelah datang kepada mereka ilmu». Artinya: mereka sudah tahu kebenaran tetapi kesombongan dan hasad membuat mereka menyimpang. Ini peringatan agar ilmu tidak melahirkan kesombongan.

📌 Ketiga: Ilmu Bisa Menjadi Hujjah atau Petaka

Orang yang diberi ilmu tetapi menolaknya: dosanya lebih berat, hisabnya lebih cepat. Karena itu ayat ditutup dengan (فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ).

📌 Keempat: Islam adalah Jalan Keselamatan

Islam bukan sekadar identitas, tetapi: tauhid yang murni, kepatuhan kepada wahyu dan menjauhi hawa nafsu. Barangsiapa mengambil agama selain Islam maka dia berada di jalan yang salah, untuk Allah tegaskan dalam ayat lainnya dari surat ini juga: “Barang siapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan di akhirat ia termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Ali Imran: 85)

📌 Kelima: Ayat Ini Menanamkan Ketegasan Aqidah

Ayat ini menjadi dasar: keharusan berpegang teguh pada Islam, tidak mencampuradukkan aqidah, dan tidak relativisme dalam urusan iman.


Penulis: Dr. Abu Zakariya Sutrisno

Join Grup Whatsapp: Join Now

Artikel Abuzakariyasutrisno.com


Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *