📝✨ Faedah Qur’aniyah #010
QS AL BAQARAH 102: KISAH AWAL MULA ILMU SIHIR
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ
“Dan mereka mengikuti apa yang dibacakan oleh setan-setan pada masa pemerintahan Sulaiman. Padahal Sulaiman tidak kafir, tetapi setan-setan itulah yang kafir; mereka mengajarkan sihir kepada manusia… dst”
Ayat ini menjelaskan tentang tuduhan Bani Israil kepada Nabi Sulaiman mengajarkan sihi, hakikat sihir, serta kisah Harut dan Marut di Babilonia, dan menegaskan bahwa sihir adalah kekufuran serta tidak memberi manfaat hakiki. Ada beberapa faedah penting dari ayat ini:
📌 Pertama: Sihir adalah kekufuran dan dosa besar
Allah menegaskan bahwa setanlah yang kafir karena mengajarkan sihir, bukan Nabi Sulaiman. Ini menunjukkan bahwa mempelajari, mengajarkan, dan mengamalkan sihir termasuk perbuatan kufur karena mengandung kesyirikan dan ketergantungan kepada selain Allah.
📌 Kedua: Para nabi suci dari tuduhan praktik sihir
Ayat ini membersihkan nama Nabi Sulaiman عليه السلام dari tuduhan sihir. Para nabi adalah manusia pilihan yang dijaga dari perbuatan kufur dan maksiat besar, sehingga tuduhan terhadap mereka adalah kebohongan besar.
📌 Ketiga: Sihir hanya memberi mudarat, tidak manfaat
Allah menyebutkan bahwa sihir dapat memisahkan suami istri, namun tidak akan memberi bahaya kecuali dengan izin Allah. Ini menunjukkan bahwa sihir hakikatnya merusak kehidupan dan tidak membawa kebaikan sedikit pun.
📌 Keempat: Tidak ada sesuatu yang terjadi di luar izin Allah
Meskipun sihir berbahaya, Allah menegaskan bahwa pengaruhnya tidak akan terjadi kecuali dengan izin-Nya. Ini menanamkan akidah tauhid: semua sebab di alam ini tunduk pada kehendak Allah.
📌 Kelima: Ada ilmu yang berbahaya!!
Ini adalah peringatan keras bahwa ilmu tanpa iman dan amal shalih akan berujung kebinasaan. Tidak semua ilmu itu baik dan boleh dipelajari!! Ilmu batil dan berbahaya seperti sihir harus dijauhi dan tidak boleh dipelajari, karena bersumber dari kesesatan, merusak akidah, dan membawa dosa serta kebinasaan. Manfaatnya ilmu-ilmu hanya semu, sedangkan dampaknya nyata dan merugikan dunia maupun akhirat.
Sekian, Semoga Bermanfaat
—
🖋️ Penyusun: Dr Abu Zakariya Sutrisno
📱 Follow Channel WA: https://s.id/DrAbuZakariyaSutrisno
✅ Silahkan share, ikut sebarkan kebaikan









